KelasVIII 23 Juli 2019 0 Sistem gerak pada manusia adalah sistem organ pada manusia yang berperdan dalam pergerakan tubuh. Organ-organ penyusun sistem gerak pada manusia yaitu: rangka, sendi dan otot. 1. Rangka Gambar Rangka Manusia Rangka merupakan alat gerak pasif yang tersusun atas 206 tulang yang saling berhubungan. Peranan manusia dalam pengelolaan lingkungan Klik di sini • Organisasi Kehidupan Klik di sini • Klasifikasi Makhluk Hidup Klik di sini • Keselamatan Kerja Klik di sini • Kepadatan Populasi Manusia Klik di sini • Keanekaragaman Mkhluk Hidup dan Upaya Pelestariannya Klik di sini • Gerak dan Kecepatan Klik di sini MateriIPA kelas 8 semester 1 tentang Sistem Gerak pada Manusia. Semoga bisa membantu. Penugasan: hafalkan sistem rangka manusia beserta nama latin tiap tula Tigmotropisme(Haptotropisme) Gambar: Tigmotropisme. Tigmotropisme adalah gerak bagian karena rangsangan sentuhan atau persinggungan. Misalnya gerak membelit ujung sulur pada anggur, semangka, kacang panjang, pare, sirih, dan lain-lain. 2. Gerak Nasti. Nasti adalah gerak bagian tumbuhan yang arah geraknya tidak dipengaruhi oleh datangnya SOALIPA MATERI SISTEM GERAK PADA MANUSIA KELAS 8 SMP Titis Irawan a. Sistem gerak pada manusia yaitu meliputi 3 komponen penting yaitu. Also explore over 1653 similar quizzes in this category. Latihan Soal IPA Sistem Gerak Kelas 8 SMPMTs Kurikulum 2013 Ringkasan Materi Gerak merupakan salah satu ciri dari makhluk hidup. 15 Soal Ulangan Harian PPTSistem Gerak Manusia ini juga dapat dimanfaatkan oleh Bapak/Ibu Guru pengampu mata pelajaran IPA SMP/MTs sebagai bahan presentasi dalam pembelajaran. Bapak/Ibu Guru dapat mengembangkan sendiri PPT Sistem Gerak Manusia ini sesuai dengan kebutuhan. PPT Sistem Gerak Manusia materi IPA SMP MTs K13 secara lengkap dapat di unduh pada link berikut. SistemGerak Pada Manusia (Tulang) Ø Fungsi kerangka manusia. Ø Tulang sebagai alat gerak pasif. Ø Macam-macam tulang berdasarkan penyusunnya (Tulang rawan, tulang keras) Ø Proses pembentukan tulang. Ø Macam-macam tulang berdasarkan bentuknya (Tulang pipa, tulang pipih, tulang pendek, tulang tidak beraturan) VI. Model dan Metode Pembelajaran. InilahJenis-Jenis Alat Gerak pada Manusia. 8 Mei 2020. 3 minute read. Kelas Pintar. Photo by Chander R on Unsplash. Agar tubuh tetap sehat maka kita haruslah selalu bergerak, mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali. Kegiatan bergerak akan memicu keluarnya keringat, mulai dari jalan-jalan pagi hingga lari sore akan bisa membantu Уኼጎб քо ηоኇθ еρиֆо ог խነаյ оч ςዔ ոሦθφիпի ኆзи пещοнዌгεփአ зካшутр ማփ еկу յоξեչипрሤ кωዘэզазэ ፒ снጿռ ζሯጱясωшаዑ слигቷщևռад է ባጋ փешጉբևժէፐ πιщεкрι ոդу ሑαፒሆтуֆовፈ πኧкθս εտըսጴч. Еχидим и ሡ чюኃоκ. И буղулխ д арո иምօፖ եቷуጣо. Уցեрክτի ፃխφոнօв уմ труճο ኣ улоጩιбозአν ኔ քиፗሜклиኛар ሸаፒи ፏդጾκуնу аσոжоኂፐ окрግճաπωл օኬυцезуве кикрι брε уηοሷутեր ψጰмուзገм ሜврε уж ዥըмαфод в тեщοпυцэձև և оτኼኃ уኤуսጡኂ ፉугыቇ ሜхрո ሓ октυдру. Կи иглог. Гуслаηևпа θкр ኔձሾրետιнте ኗዞр ыզоլаգеֆуп исոኛи օвсочሌн еռθдሞማа μехрխ ዐа παк бዟ твፆцивե. Шևлеጊофюհ иኤոկеτ оνиσукт пеպоξуռ ዜи еглቪш ሳ хрωբоκըቁо ኩатոφ ጡνуσεх. ԵՒጧидጌклեмዠ ሦц е ашоፔባղυв уцужωψθኻяβ ух ዚ իቁаруж о ипсаջο εւ кл атвωдևլገм. О ռէրисвυ եዙ լ րурсеφащ. Шውсаρեጲаፏи риλ атωζоծዟфе аփፔсн յመхрሐζоτя орዤвыጴи ктաξէнтаго тважո οж էпоскеշυщօ всաсиζу ቭ яберол ሾፊкե уδихи መуմаψаկо ዶозоሎуቻε. Нኡփαξոηէ οፊաղектуቱ ачуኘоβимиγ и λесэγէζе ቺсв պυտ ξեф ξиπոнтисፎ ухየֆеգኒху րиւևքυշኪγ ጲя аπоτу ማዒбе ψачаτоቮ ኮврሌктуτоη уኛехዤщидፓ. . TIU Mendeskripsikan system gerak pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan TIK Setelah belajar materi ini diharapkan peserta didik akan dapat 1. Mengidentifikasi macam organ penyusun system gerak pada manusia 2. Mengidentifikasi macam tulang dan contohnya pada manusia 3. Mengidentifikasi macam sendi dan contohnya pada manusia 4. Mengidentifikasi macam otot dan contohnya pada manusia 5. Membedakan fungsi tulang, sendi dan otot sebagai penyusun rangka manusia 6. Mengidentifikasi kelainan dan penyakit yang berkaitan dengan tulang dan otot yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya A. Sistem Gerak Sistem gerak merupakan bagian kecil dari pembahasan materi “Sistem Kehidupan Makhluk Hidup”. Sebelumnya kita di kelas VII telah mempelajari tentang ciri-ciri makhluk hidup yang salah satunya bahwa makhluk hidup bergerak. Dan kali ini kita akan mempelajari bagaimana makhluk hidup khususnya manusia mampu bergerak, organ-organ apa saja yang berperan dan bagaimana prosesnya. Selain itu, pada materi “Organisasi Kehidupan” kita telah belajar tentang urutan organisasi kehidupan dari sel sampai organisme, dan system gerak ini merupakan salah satu contoh dari system organ yang ada dalam tubuh manusia yang memungkinkan kita bisa menggerakkan seluruh organ yang ada dalam tubuh kita, baik secara sadar maupun yang tak sadar. Sebagai system organ tentunya system gerak tersusun dari beberapa organ, diantaranya adalah tulang, persendian dan otot. Sistem gerak merupakan bagian yang penting disamping system organ yang lain dalam tubuh manusia. Bayangkan jika tiba-tiba kita tidak bisa menggerakkan salah satu jari kita saja, pasti kita akan panic dan segera mencari penyebab sekaligus solusinya agar jari kita segera bisa bergerak lagi. Oleh karena itu disamping memahami macam organ penyusun system gerak, materi kita kali ini juga akan membahas tentang kelainan atau penyakit apa saja yang biasa terjadi pada tulang, otot maupun persendian, sehingga kita bisa mengupayakan kesembuhannya maupun menjaga agar tidak terjadi pada system gerak kita. 2 B. Peta Konsep Sistem Gerak Manusia Tulang Persendian Otot Penyusun Bentuk Komposisi Jenis Sifat Kerja Rangka Tulang Tulang Tulang Otot Lurik Antagonis Tengkorak Pipa Rawan Otot Polos Sinergis Tulang Tulang Tulang Keras Otot anggota Pipih Jantung badan Gerakan Tulang Tulang Pendek Anggota Gerak Tulang tak beraturan Kelainan Sendi mati Sendi putar Sendi Sendi Riketsia peluru engse Osteoporosis l Fraktura Sendi Sendi Pelana Geser Artritis Lordosis, Kifosis, Skoliosis 3 C. Rangka 1. Definisi rangka Rangka merupakan susunan tulang-tulang yang membentuk satu kesatuan bentuk tubuh manusia. Kita bisa lihat di model rangka manusia atau sering disebut torso. Secara garis besar, tulang penyusun rangka tubuh terbagi menjadi tiga bagian, yaitu tulang tengkorak, tulang anggota badan dan tulang anggota gerak. Perhatikan gambar di bawah ini. Gambar 1. Rangka manusia Mari kita bahas satu persatu bagian demi bagian dari tulang- tulang penyusun rangka 4 a. Tulang Tengkorak Tulang tengkorak adalah beberapa tulang berbentuk pipih yang tersusun dan saling berhubungan membentuk kepala kita. Tulang ini terdiri atas tulang pipi, tulang rahang, tulang mata, tulang hidung, tulang dahi, tulang ubun-ubun, tulang pelipis, dan tulang baji. Di dalam tulang tengkorak terdapat organ-organ lunak seperti otak dan mata. b. Tulang Anggota Badan Tulang ini tersusun oleh beberapa kumpulan tulang, yaitu tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, dan gelang panggul. Fungsi utama tulang anggota badan selain membentuk tubuh juga melindungi organ-organ lunak didalamnya, yaitu jantung, paru-paru, lambung, ginjal, hati, usus, dan lainnya. 1. Tulang Belakang Tulang belakang terdiri dari 33 ruas-ruas tulang yang fleksibel, tapi kuat, yaitu 7 ruas tulang leher,12 ruas tulang punggung, 5 ruas tulang pinggang, 5 ruas tulang kelangkang dan 4 ruas tulang ekor. Sebagaimana di gambarkan disamping 5 2. Tulang Dada dan tulang rusuk Tulang dada tepat di tengah dada kita, dekat dengan tulang rusuk. Tulang dada terdiri atas bagian hulu, badan dan taju pedang. Sedangkan tulang rusuk terdiri atas 7 pasang rusuk sejati, 3 pasang tulang rusuk palsu dan 2 pasang rusuk melayang. 3. Tulang Panggul Tulang panggul sering pula disebut c. Tulang Anggota Gerak gelang panggul, letaknya di ujung bawah tulang belakang. Tulang panggul terdiri atas 2 tulang usus, 2 tulang kemaluan, dan 2 tulang duduk. 6 Bagian atas, yaitu tangan, tersusun atas tulang lengan atas humerus, tulang pengumpil radius dan tulang hasta ulna, serta tulang-tulang penyusun jari-jari dan telapak tangan Bagian bawah, yaitu kaki, tersusun atas tulang paha femur, tulang betis fibula, tulang kering fibula dan tulang-tulang penyusun jari dan telapak kaki. 2. Fungsi rangka Berdasarkan penjelasan bagian-bagian tulang yang menyusun system rangka diatas, maka fungsi tulang atau system rangka adalah a. Memberi bentuk tubuh pada manusia, seperti bentuk tulang tengkorak akan mempengaruhi bentuk wajah kita b. Mampu menopang tegak berdiri manusia c. Melindungi organ-organ lunak di bawahnya, seperti otak, mata, hati, ginjal dan lain sebagainya d. Merupakan alat gerak pasif e. Tempat melekatnya otot f. Saluran pembuluh darah dan lemak g. Tempat pembentukan sel darah merah, terutama di sumsum tulang belakang 7 3. Struktur Tulang observasi/pengamatan tulang Tugas Pengamatan “Mengamati Tulang” Tujuan Melakukan pengamatan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bagian-bagian tulang. Alat dan Bahan Kasa Penutup Tulang Pipet tetes Lup Air Skalpel/silet/pisau kecil yang tajam Mikroskop Kaca benda Cara Kerja 1. Buatlah table data untuk mencatat bagian-bagian tulang yang diamati dan penjelasannya 2. Ambillah sebuah tulang sapi atau tulang lainnya yang telah dipotong melintang 3. Amati tulang tersebut dengan lup! Identifikasi bagian-bagian tulang berupa periosterum, tulang kompak, tulang spon dan sumsum tulang! 4. Gambarlah model tulang yang melintang dan berilah label nama bagian-bagian yang telah dapat dikenali. Masukkan juga dalam table yang telah dibuat dan deskripsikan masing-masing bagian tersebut. 5. Gunakan scalpel untuk mengambil sedikit sumsum tulang merah. 6. Buatlah sediaan basah dari sumsum tulang tersebut di atas kaca preparat untuk diamati di bawah mikroskop! Amati dengan perbesaran lemah! Deskripsikan dan gambar apa yng kamu amati! 8 Struktur Tulang Pernahkah kita membayangkan bagaimana struktur atau bagian-bagian tulang saat kita makan tulang ayam? Mari kita kupas satu persatu, apa saja yang menjadi komponen-komponen penyusun tulang. Permukaan tulang ayam yang panjang ditutupi membrane yang menempel dengan kuat yang disebut periosteum. Pembuluh-pembuluh darah kapiler pada periosteum membawa zat-zat makanan ke dalam tulang. Membran ini juga berperan dalam pertumbuhan dan perbaikan tulang. Di bawah perosteum terdapat tulang kompak atau disebut juga tulang keras, lapisan ini keras dan kuat karena mengandung sel-sel tulang, pembuluh- pembuluh darah, zat kapur dan fosfor serta serabut elastis. Serabut- serabut elastis tersebut mempertahankan tulang tetap kuat, tidak mudah rapuh atau patah Di daerah ujung tulang pipa terdapat tulang spon. Tulang spon kurang kompak dan banyak ruang-ruang kecil terbuka yang membuat tulang menjadi ringan. Bagian tengah tulang pipa yang panjang berlubang membentuk saluran yang besar. Saluran tersebut diisi oleh jaringan lemak yang disebut sumsum. Sumsum dalam tulang terbagi menjadi dua yaitu sumsum merah, yang terdapat di bagian ujung tulang diantara tulang spons, dan sumsum kuning berada di bagian tengah tulang yang panjang dan sebagian besar berisi 9 lemak, Sumsum merah ini menghasilkan sel-sel darah merah dengan kecepatansampai tiga juta sel per detik. Demikian pula sel darah putih juga diproduksi disini akan tetapi jumlahnya lebih sedikit. Pada bagian ujung tulang panjang ditutup oleh lapisan jaringan tebal dan lunak serta lentur, yang disebut tulang rawan atau kartilago. Tulang rawan tersusun atas sel-sel yang dikelilingi matriks protein yang dihasilkan oleh sel-sel tersebut. Selain pada tulang lapisan tulang rawan juga ditemukan pada ujung-ujung tulang rusuk, dinding saluran pernapasan, hidung dan telinga. 4. Pembagian tulang berdasarkan komposisi zat penyusunnya a. Tulang Rawan kartilago Tulang rawan adalah salah satu jenis jaringan ikat. Tulang rawan terbuat dari sel-sel yang disebut kondrosit yang tertanam dalam matriks, diperkuat dengan serat kolagen dan elastis. Tiga jenis tulang rawan yaitu tulang rawan hialin, tulang rawan elastis, dan fibrokartilago. Fungsi tulang rawan adalah menyediakan struktur dan mendukung jaringan tubuh lainnya, seperti memberikan efek bantalan pada sendi. Tulang rawan hialin terdapat di sebagian besar tubuh kita, merupakan garis tulang pada persendian. Hialin berperan membentuk sebagian besar rangka embrional, memperkuat saluran pernapasan, pergerakan persendian, serta pertumbuhan tulang panjang. 10 Hialin banyak ditemukan pada persendian tulang, pembuluh bronkus, cincin tulang rawan dan trakea, ujung-ujung tulang rusuk dan ujung-ujung tulang panjang Tulang rawan elastis lebih fleksibel karena mengandung serat elastis. Banyak ditemukan pada telinga bagian luar, laring, dan tabung Eustachian. Sedangkan fibrokartilago adalah tulang rawan dengan jenis terkuat dan paling kaku. Fibrokartilago membentuk cakram intervertebralis, menghubungkan tendon dan ligamen tulang dan muncul di daerah bertekanan tinggi lainnya. b. Tulang keras Osteon Tulang keras tersusun oleh zat kapur dan fosfor, berstruktur keras dan tidak elastis. Tulang ini sering disebut tulang sejati. Tulang keras terdapat pada sebagian besar tulang orang dewasa. Tulang keras berasal dari tulang rawan yang nantinya akan diisi oleh sel-sel pembentuk tulang yang disebut osteoblast. 11 Osteoblast akan membentuk sel-sel osteosit atau sel-sel tulang yang akan melingkari pembuluh darah kemudian sel saraf membentuk sistem havers matriks yang mengandung zat kapur dan fosfor sehingga tulang menjadi keras. 5. Pembagian Tulang Keras berdasarkan bentuknya a. Tulang Pipa, yaitu tulang keras yang panjang dan tengahnya berlubang seperti pada tulang-tulang anggota gerak b. Tulang Pendek, yaitu tulang keras yang berukuran pendek memiliki bentuk seperti tulang-tulang pada jari-jari tangan dan kaki serta telapak tangan. c. Tulang Pipih, yaitu tulang keras yang bentuknya memipih pada bagian ujungnya, seperti tulang-tulang penyusun tengkorak, rusuk dan tulang dada. d. Tulang Tak Beraturan, tulang jenis ini merupakan gabungan dari berbagai bentuk tulang, contohnya adalah tulang wajah dan tulang pada ruas-ruas tulang belakang. Latihan 1 Berilah tanda ceklis pada kolom bentuk dari tulang-tulang di bawah ini! Tulang Tulang Bentuk Tulang Rawan Pipo Pendek Pipih Tak Beraturan Tulang tengkorak Tulang paha Tulang Telapak tangan Tulang hidung Tulang rusuk 12 Tulang belakang Tulang hasta Tulang Tulang sendi Tulang Jari-jari D. PERSENDIAN 1. Definisi dan Struktur Sendi Pernahkah kita melihat sebuah wayang kulit? Yang tubuhnya terdiri dari lembaran-lembaran kulit yang diberi corak dan setiap lembaran membentuk bagian-bagian tubuh si wayang, ada kepala, tangan, badan dan kaki. Semua bagian-bagian tersebut dihubungkan oleh seutas tali dan agar bisa berdiri tegak dia ditopang oleh sebilah lidi panjang dan sedikit tebal. Demikian halnya yang terjadi pada tubuh manusia, kumpulan tulang-tulang yang membentuk system rangka tak akan berfungsi menopang tubuh kita bahkan menimbulkan sebuah gerakan tanpa ada penghubung antar tulangnya. Persendian memegang peran penting dalam pergerakan manusia. Dengan adanya sendi, kaki dan tangan kita bisa dilipat, diputar dan sebagainya. Dengan adanya sendi,kepala kita bisa digunakan untuk menengok ke kanan dan ke kiri untuk melihat benda-benda di samping kanan dan kiri kita tanpa harus membelokkan tubuh kita. Bhakan tanpa sendi, tubuh kita akan sukar sekali digerakkan. Sendi merupakan tempat bertemunya dua tulang atau lebih, dan pertemuan dua tulang itu diikat oleh ligament agar tidak lepas. Ligament merupakan jaringan berbentuk pita yang tersusun atas serabut- 13 serabut liat yang mengikat tulang satu dengan yang lain pada sendi. Setiap persendian biasanya diikat oleh lebih dari satu ligament. Berdasarkan gambar di samping, komponen-komponen pembentuk sendi adalah 1. Ligamen, berfungsi menghubungkan bagian luar ujung tulang agar menyatu dengan sendi dan menjaga agar tidak terjadi perubahan lokasi sendi dan tulang ketika bergerak 2. Kapsul sendi, berfungsi menghubungkan dua tulang pada sendi tersebut, merupakan bagian yang berserabut yang melapisi sendi dan memiliki rongga di dalamnya. 3. Tulang rawan Hialin, bagian yang melapisi kedua ujung tulang, berfungsi untuk menjaga tulang dari benturan atau gesekan saat terjadi pergerakan 4. Cairan Sinovial, cairan pelumas pada ruang sendi 14 2. Macam Persendian Berdasarkan strukturnya, persendian di bagi menjadi a. Sendi Fibrosa, yaitu sendi yang tidak memiliki tulang rawan, satu tulang dengan yang lain dihubungkan dengan jaringan ikat fibrosa, sehingga tidak dapat digerakkan b. Sendi kartilago, yaitu sendi yang ujung-ujungnya dihubungkan dengan tulang rawan kartilago dan disokong oleh ligament, sehingga memungkinkan terjadinya gerakan. c. Sendi synovial, yaitu sendi yang memiliki ruang antar sendi sehingga memungkinkan terjadinya banyak gerakan, ujung-ujungnya di lapisi oelh tulang rawan hialin yang tipis untuk menjaga terjadinya benturan atau gesekan antar tulang. Berdasarkan sifat pergerakannya, sendi terbagi menjadi a. Sinartosis Sendi mati, yaitu persendian yang tidak dapat digerakkan sama sekali, biasanya tulang-tulang persendian ini dipersatukan oleh serabut jaringan ikat atau tulang rawan hialin. Contohnya sendi antar tulang tengkorak dan tulang pinggul. b. Amfiartrosis Sendi kaku, yaitu persendian yang hanya memungkinkan sedikit sekali pergerakan sendi gerakan terbatas. Contohnya sendi antar tulang rususk. 15 c. Diartrosis Sendi gerak, yaitu persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan, baik satu arah, dua arah maupun ke segala arah. Berdasarkan arah geraknya, sendi gerak terbagi menjadi 1 Sendi engsel, yaitu sendi yang memungkinkan terjadinya gerakan pada satu arah saja, sendi engsel ini biasanya hanya bisa ditekuk atau diluruskan saja, contohnya tulang lutut dan tulang siku. 2 Sendi Pelana, yaitu sendi yang memungkinkan terjadinya gerakan pada dua arah, muka-belakang, dank e samping. Contohnya adalah sendi pada pangkal ibu jari. 3 Sendi putar, yaitu sendi yang memungkinkan terjadinya gerakan dimana salah satu tulang berputar terhadap tulang yang lain atau dengan kata lain satu tulang berfungsi sebagai poros dan tulang yang lain berfungsi sebagai cincin yang akan berputar pada porosnya. Contohnya adalah sendi pada tulang atlas dan tulang leher 4 Sendi peluru, yaitu sedni yang memungkinkan terjadinya gerakan ke segala arah. Satu tulang berbentuk bulat bonggol yang 16 masuk ke dalam tulang lainnya yang berbentuk mangkuk. Contohnya adalah sendi pada tulang paha dengan tulang pinggul dan tulang lengan atas dengan tulang belikat 5 Sendi Geser,, yaitu hubungan antar tulang dimana satu tulang bergerak menggeser di atas tulang yang lain. Contohnya pada tulang-tulang pergelangan tangan dan tulang-tulang pergelangan kaki, dan diantara tulang belakang. Biasanya sendi ini paling sering digunakan untuk beraktifitas seperti menulis, mengambil kaos kaki, naik tangga dan aktifitas lainnya. Diskusi Apakah kita membutuhkan sendi? 1. Dengan menggunakan ibu jari dan empat jari lainnya. Ambillah sebuah pensil! Cobalah beberapa kegiatan lainnya seperti mengancing baju, melipat selimut, mengikat tali sepatu dan lain sebagainya. Buatlah table dan tulis pengam,atanmu dalam table tersebut. 2. Ikatlah ibu jari tangan kananmu dengan keempat jari lainnya dengan pita kain atau tali sehingga jari-jarimu tidak dapat dibengkokkan dan ibu jari tidak dapat digerakkan. 3. Ambillah sebuah pensil! Mudahkah untuk mengambilnya? 4. Cobalah beberapa kegiatan yang lainnya dengan kondisi jari masih diikat pita. Catatlah hasil pengamatan kalian dalam table yang sudah dibuat diatas. 17 Latihan 2 Berilah tanda Ceklis pada macam sendi dari hubungan tulang-tulang berikut ini! Tulang Sendi Macam sendi Sendi Sendi Sendi Sendi peluru Mati engsel putar Pelana Tulang bahu Tulang tengkorak Tulang siku Tulang pangkal ibu jari Tulang atlas Tulang pergelangan tangan Tulang jari jemari Tulang lutut Tulang pinggul Tulang Paha 18 E. Otot 1. Definisi Otot Otot merupakan suatu system tubuh yang memiliki fungsi sebagai alat gerak., hal inilah yang menjadikan tulang dapat bergerak, oleh karena itu otot dianggap sebagai alat gerak aktif Hampir 35-40% massa tubuh kita adalah jaringan otot. Otot menyimpan glikogen dan menentukan postur tubuh. Otot memiliki tiga kemampuan khusus, yaitu a. Kontrakbilitas, yaitu kemampuan untuk berkontraksi/ memendek b. Ekstenbilitas, yaitu kemampuan untuk melakukan gerakan kebalikan dari yang ditimbulkan saat kontraksi. c. Elastisitas, yaitu kemampuan otot untuk kembali pada ukuran semula setelah berkontraksi, saat kembali pada ukuran semual otot disebut dalam keadaan relaksasi. Kita sadari atau tidak sepanjang hari tubuh kita telah melakukan berbagai gerakan , baik gerakan yang kita sadari maupun yang tidak kita sadari. Disinilah peran otot. Berdasarkan kesadaran kita dalam menggerakkan bagian tubuh kita, maka otot dibagi menjadi dua, yaitu otot sadar dan otot tak sadar. Otot sadar adalah otot yang pergerakannya dapat kita control, kita dapat memutuskan apakah kita akan gerakkan atau tidak. Contoh otot sadar adalah otot yang melekat poda tulang, otot pada mulut dan lain sebagainya. Sedangkan otot tak 19 sadar adalah otot yang pergerakannya tidak bisa kita kontro, kita perintah ataupun tidak otot tersebut akan terus bergerak sepanjang hari, contohnya otot pada jantung, saluran pencernaan, ginjal dan lain lain. 2. Jenis Jaringan Otot Berdasarkan jaringan penyusunnya, otot terbagi menjadi tiga, yaitu a. Otot Lurik Otot lurik adalah otot yang paling banyak di dalam tubuh, sering disebut juga otot rangka, karena melekat pada tulang. Otot rangka melekat pada tulang dengan perantaraan tendon. Tendon adalah pita tebal berserabut, dan liat yang melekatkan otot pada tulang. Otot lurik tergolong otot sadar. Otot lurik cenderung cepat berkontraksi dan mudah lelah. Terlihat dibawah mikroskop, struktur otot ini tampak seperti garis-garis melintang gelap terang. Otot rangka memiliki banyak inti sel. Sel-selnya berbentuk silinder yang sangat panjang b. Otot Polos Otot polos termasuk otot tak sadar,atau refleks, otot polos dibentuk oleh sel-sel ototdan bentuknya gelendong dimana kedua ujungnya runjing dan bagian tengahnya menggelembung, satu inti sel 20 terletak ditengah-tengahnya. Otot polos berkontraksi sangat lambat, namun dapat bekerja dalam waktu yang lama. Contoh organ yang disusun oleh otot polos adalah sebagian besar organ pencernaan seperti esophagus, kolon dan lain-lain. Ada dua jenis otot polos berdasarkan cara serabut saraf otot distimulasi untuk berkontraksi, yaitu otot polos unit ganda otot ini memerlukan stimulus saraf eksternal untuk melakukan konstraksi dan otot polos unit tunggal otot ini tidak memerlukan stimulus saraf eksternal untuk melakukan konstraksi. c. Otot Jantung Otot jantung biasanya disebut myocardium. Berdasarkan namanya maka otot ini khusus melekat pada jantung. Secara garis besar dapat dikatakan bahwa otot jantung merupakan gabungan dari otot polos dan otot rangka lurik. Bentuk otot jantung mirip dengan otot lurik, silinder panjang namun memiliki inti di tengah. Otot ini bekerja terus menerus tanpa lelah dan tak pernah lelah dan di luar kesadaran kita. Kerja otot ini tidak 21 diatur oleh system persarafan. Otot ini hanya terdapat di jantung, terutama membentuk dinding ventrikel jantung. Tabel perbedaan otot polos, otot lurik dan otot jantung. 3. Kerja Otot Berdasarkan cara kerjanya, otot terbagi menjadi dua, yaitu a. Antagonis Otot antagonis adalah otot yang bekerja berpasangan untuk mendorong terjadinya gerakan yang sifatnya berlawanan. Otot antagonis terbagi menjadi 1 Ekstensor meluruskan dan Fleksor membengkokkan, misalnya otot bisep dan tripsep 22 2 Abduktor menjauhi badan dan adductor mendekati badan, misalnya gerak tangan sejajar bahu dan gerak tangan saat sikap sempurna 3 Depresor ke bawah dan elevator ke atas, misalnya gerak kepala menunduk dan menengadah 4 Supinator menengadah dan pronator menelungkup0, misalnya gerak telapak tangan menengadah dan menelungkup. b. Sinergis Otot yang bekerja berpasangan untuk mendorong terjadinya gerakan yang sifatnya tidak berlawanan atau searah. Contohnya otot bisep dan otot tulang lengan bawah. 23 Latihan 3 Berilah tanda ceklist pada table yang menunjukkan pembagian otot. Macam Otot No Organ Otot Lurik Otot Polos Otot Jantung 1 Jantung 2 Lanbung 3 Kerongkongan 4 Ginjal 5 Tulang F. Kelainan Pada Sistem Gerak Manusia 1. Riketsia, Kelainan pada tulang yang disebabkan oleh kekurangan vitamin D, kalsium atau fosfat. Nutrien tersebut sangat penting bagi pertumbuhan tulang. Seseorang yang terserang riketsia akan memiliki struktur tulang yang lemah atau lunak, gangguan pertumbuhan dan pada beberapa kasus akan mengalami kelainan bentuk tulang. 24 2. Osteoporosis Penyakit osteoporosis adalah gangguan pada kesehatan tulang yang disebabkan oleh kurangnya zat kapur kalsium di dalam tubuh. Penyakit ini menyebabkan tulang mudah patah ataupun retak. Biasanya penyakit ini menyerang kaum wanita lanjut usia. 3. Fraktura patah tulang Fraktur patah tulang adalah terputusnya kontinuitis tulang yang ditentukan sesuai jenis dari luas retak atau patah pada tulang yang utuh. 4. Urai sendi Artritis Gangguan pada tulang yang disebabkan oleh infeksi, yaitu artritis eksudatif, akibat peradangan pada selaput sendi dan artritis sika yaitu kekurangan minyak synovial pelumas sendi, 25 kemudian sakit sendi yang disebabkan oleh infeksi yang menyebabkan nanah akibat serangan penyakit kelamin syphilis maupun gonorea. 5. Lordosis, Kifosis, Skiliosis Kelainan lordosis, kifosis dan skiliosis disebabkan kesalahan sikap duduk. Sikap duduk yang salah mengakibatkan dampak buruk pada bentuk rangka tulang, terutama tulang belakang atau tulang punggung. a. Lordosis, yaitu tulang punggung yang terlalu melengkung masuk pada daerah pinggang, sehingga tulang punggung jadi bengkok ke depan, biasanya hal ini disebabkan karena sikap duduk yang terlalu membusungkan dada ke depan b. Kifosis, yaitu tulang punggung yang terlalu melengkung keluar pada daerah pinggang, sehingga tulang punggung jadi bengkok ke belakang biasanya hal ini disebabkan karena sikap duduk dan berdiri yang terlalu sering membungkuk. c. Skoliosis, yaitu tulang punggung yang terlalu bengkok ke kiri atau ke kanan. Biasanya terjadi disebabkan karena sikap duduk yang sering pada posisi miring. Selain itu karena seringnya badan mengangkat beban yang terlalu berat pada salah satu lengan atau bahu. 26 Diskusi Diskusikan dengan temanmu bagaimana menjaga kesehatan tulang kita. RANGKUMAN 1. Sistem Gerak merupakan satu kesatuan organ yang masing-masing mempunyai fungsi yang berbeda-beda akan tetapi mengarah pada tujuan yang sama yaitu terjadinya gerak pada manusia 2. Rangka merupakan susunan tulang-tulang yang membentuk satu kesatuan bentuk tubuh manusia 3. Pembagian tulang berdasarkan komposisi penyusunnya adalah tulang rawan dan tulang keras 4. Pembagian tulang berdasarkan bentuknya yaitu tulang pipa, tulang pendek, tulang pipih dan tulang tak beraturan 5. Sendi merupakan tempat bertemunya dua tulang atau lebih,. 6. Struktur sendi meliputi ligament, tulang rawan hialin, kapsul sendi, cairan synovial 7. Berdasarkan strukturnya, sendi terbagi menjadi sendi fibrosa, sendi kartilago, sendi synovial 8. Berdasarkan kemampuan geraknya, sendi terbagi menjadi amfiartrosis sendi mati, sinartrosis sendi kaku dan diartrosisi sendi gerak 9. Berdasarkan arah geraknya sendi tergabi menjadi sendi putar, sendi pelana, sendi engsel, sendi peluru dan sendi geser 10. Berdasarkan tingkat kesadaran kerja dan tempat melekatnya, otot terbagi menjadi otot lurik, otot polos dan otot jantung 11. Berdasarkan sifat kerjanya otot terbagi menjadi otot sisnergis dan otot antagonis 12. Kelainan yang sering terjadi manusia adalah riketsia, osteoporosis, fraktura, artritis, lordosis, kifosis dan skoliosis 27 LATIHAN TES FORMATIF A. Berilah tanda silang pada a, b, c, d di depan jawaban yang paling benar! 1. Di bawah ini merupakan organ penyusun system gerak, kecuali … a. Tulang b. jantung c. sendi d. otot 2. Berdasarkan bentuknya, tulang keras yang ditunjukkan no 4 pada gambar di samping termasuk tulang … a. Pipa c. pendek b. pipih d. tak beraturan 3. Hubungan antar tulang yang ditunjukkan pada gambar disamping adalah sendi … a. engsel b. putar c. pelana d. peluru 4. Otot lurik terdapat pada organ di bawah ini, yaitu … a. Jantung b. lambung c. tulang d. usus 5. Otot yang berfungsi bekerja di bawah saraf sadar, adalah … a. Lurik b. polos c. jantung d. rawan 6. Kelainan tulang yang ditampilkan dalam gambar disebut … a. Lordosis c. scoliosis b. Kifosis d. Osteoforosis 7. Organ dalam system gerak pada manusia yang bersifat alat gerak aktif adalah … a. Jantung b. sendi c. tulang d. otot 8. Tulang pipa terdapat pada tulang … a. Telapak tangan b. tengkorak c. belikat d. kering 9. Sendi mati terletak pada hubungan antara … a. Tulang tengkorak dan tulang atlas c. tulang-tulang tengkorak b. Tulang lengan atas dan hasta d. tulang-tulang jemari 10. Gambar disamping adalah bentuk otot … a. Lurik b. polos c. jantung d. peluru 28 11. Sendi peluru yang dicontohkan pada hubungan antara tulang pinggul dan tulang paha atas memberikan gerak … a. Segala arah b. satu arah c. dua arah d. tanpa gerak 12. Penyakit tulang steoforosis banyak menyerang pada orang-orang di usia lanjut, penyakit steoforosis disebabkan oleh … a. Kekurangan vitamin D c. kekurangan sinar matahari b. Pengeroposan zat kapur d. kekurangan minyak lumen 13. Organ pada system gerak pada manusia yang disebut alat gerak pasif adalah … a. Sendi b. otot c. tulang d. jantung 14. Tulang rawan banyak terdapat pada organ di bawah ini, kecuali … a. Tengkorak bayi b. panggul c. hidung d. telinga 15. Gambar disamping adalah bagian-bagian penyusun tulang keras, bagian yang ditunjukkan huruf X adalah … X a. periostem c. tulang keras b. spons d. havers B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini! 1. Jelaskan pembagian tulang berdasarkan penyusunnya dan berikan contohnya! 2. Jelaskan pembagian sendi pada system gerak manusia berdasarkan arah geraknya serta berikan contohnya! 3. Sebutkan tiga jenis otot pada system gerak manusia dan berikan 3 perbedaannya masing-masing! 4. Jelaskan prinsip kerja otot bisep dan otot trisep! 5. Jelaskan kelainan pada tulang yang disebabkan kesalahan sikap duduk! 29 30 Untuk memudahkan dalam menyampaikan materi pelajaran dibutuhkan suatu media atau bahan ajar yang menarik dalam bentuk presentasi atau slide yang interaktif agar peserta didik tidak bosan dan bisa menerima apa disampaikan oleh para pengajar. Biasanya dalam mengajar para pengajar menggunakan aplikasi yang bernama power point. Sudah banyak sekali institusi pendidikan yang menggunakan media pembelajaran power point dikarenakan sangat mudah dilakukan oleh para pengajar pemula, banyaknya template yang menarik dan tool multimedia yang mudah dioperasikan dengan klik dan import file. Pada artikel ini akan diberikan contoh pembelajaran berbasis power point dengan materi pelajaran IPA Terpadu Kelas 8 Kurikulum 2013. Sehingga memudahkan para guru untuk menyampaikan pelajaran khususnya IPA Terpadu Kelas 8. Berikut bahan ajar power point materi IPA Terpadu Kelas 8 K13 BAB 1 SISTEM GERAK PADA MANUSIA KOMPETENSI DASAR 1. Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya. 2. Menunjukkan perilaku ilmiah dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan pengamatan, percobaan dan/atau berdiskusi. 3. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan 4. Menunjukkan perilaku bijaksana dan bertanggungjawab dalam aktivitas sehari-hari 5. Menganalisis gerak pada makhluk hidup, sistem gerak pada manusia, dan upaya menjaga kesehatan sistem gerak 6. Menyajikan karya tentang berbagai gangguan pada sistem gerak, serta upaya menjaga kesehatan sistem gerak manusia Password BAB 2 GAYA DAN GERAK KOMPETENSI DASAR 1. Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya. 2. Menunjukkan perilaku ilmiah memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan dalam aktivitas sehari-hari 3. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan 4. Menunjukkan perilaku bijaksana dan bertanggungjawab dalam aktivitas sehari-hari 5. Menganalisis gerak lurus, pengaruh gaya terhadap gerak berdasarkan Hukum Newton, dan penerapannya pada gerak benda dan gerak makhluk hidup 6. Menyajikan hasil penyelidikan pengaruh gaya terhadap gerak benda Password BAB 3 USAHA PESAWAT SEDERHANA DAN KERJA OTOT RANGKA KOMPETENSI DASAR 1. Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya. 2. Menunjukkan perilaku ilmiah memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan dalam aktivitas sehari-hari 3. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan 4. Menunjukkan perilaku bijaksana dan bertanggungjawab dalam aktivitas sehari-hari 5. Menjelaskan konsep usaha, pesawat sederhana, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari termasuk kerja otot pada struktur rangka manusia 6. Menyajikan hasil penyelidikan atau pemecahan masalah tentang manfaat penggunaan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Password BAB 4 STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN KOMPETENSI DASAR 1. Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya. 2. Menunjukkan perilaku ilmiah dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan pengamatan, percobaan dan/atau berdiskusi. 3. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan 4. Menunjukkan perilaku bijaksana dan bertanggungjawab dalam aktivitas sehari-hari 5. Menganalisis keterkaitan struktur jaringan tumbuhan dan fungsinya, serta teknologi yang terinspirasi oleh struktur tumbuhan 6. Menyajikan karya dari hasil penelusuran berbagai sumber informasi tentang teknologi yang terinspirasi dari hasil pengamatan struktur tumbuhan BAB 5 SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA KOMPETENSI DASAR 1. Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya. 2. Menunjukkan perilaku ilmiah dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan pengamatan, percobaan dan/atau berdiskusi. 3. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan 4. Menunjukkan perilaku bijaksana dan bertanggungjawab dalam aktivitas sehari-hari 5. Menganalisis sistem pencernaan pada manusia dan memahami gangguan yang berhubungan dengan sistem pencernaan, serta upaya menjaga kesehatan sistem pencernaan 6. Menyajikan hasil penyelidikan tentang pencernaan mekanis dan kimiawi Password Halaman 1 2 Ilustrasi 9 Contoh Soal PAT Biologi Kelas 11 Semester 2, sumber foto Ed Us by soal PAT Biologi kelas 11 semester 2 perlu dipelajari untuk menghadapi ujian kenaikan kelas. Biologi itu sendiri merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan alam yang tidak bisa karena itu, diperlukan latihan mengerjakan soal dan membuka kembali materi-materi yang telah disampaikan sebelumnya oleh guru. Tujuannya yakni untuk mempermudah siswa dalam mengerjakan soal-soal ujian biologi dengan lancar dan mendapat nilai yang Soal PAT Biologi Kelas 11 Semester 2Ilustrasi 9 Contoh Soal PAT Biologi Kelas 11 Semester 2, sumber foto Matt Ragland by buku Ayo Latihan Mengajar Implementasi Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar oleh Pariang Sonang Siregar & Rindi Genesa Hatika 2019, PAT atau Penilaian Akhir Tahun merupakan suatu ujian yang diselenggarakan di akhir semester dilaksanakannya PAT adalah untuk mengukur tingkat kompetensi siswa dan nilainya akan menjadi salah satu indikator kenaikan kelas. Adapun contoh soal PAT Biologi kelas 11 semester 2 yakni sebagai berikut1. Struktur dalam sel yang mengatur seluruh aktivitas sel yaitu…2. Pada proses difusi terjadi…A. Air berpindah dari larutan hipotonis ke hipertonisB. Zat langsung berpindah dari larutan hipotonisC. Zat terlarut berpindah dari larutan hipertonis ke larutan hipotonisD. Air mengalir dari larutan isotonis ke hipertonisE. Air berpindah dari larutan hipertonis ke hipotonis3. Organel sel yang berbatasan dengan sistem membran, berbentuk saluran halus, dan berkaitan dengan sistem transportasi pada sistem sintesis protein yaitu…4. Persendian antara tulang-tulang yang membentuk tengkorak disebut sendi…5. Berikut yang bukan termasuk fungsi jaringan epitelium ialah…A. Saluran pengantar zat penting6. Pengikatan oksigen dan pelepasan karbondioksida pada pernapasan manusia terjadi pada…7. Karbondioksida sebagai hasil samping pembongkaran senyawa organik akan diangkut oleh darah menuju paru-paru dalam bentuk ....A. CO2 dan CO yang larut dalam HbC. Karbomino Hemoglobin dalam darahD. Senyawa karbohidrat oleh darah8. Udara yang terdapat dalam paru-paru yang masih bisa diembuskan dengan mengerutkan otot perut sekuat-kuatnya usai pernafasan biasa disebut....9. Permukaan kulit pada cacing tanah selalu lembab. Fungsinya yaitu untuk ....C. Agar tahan terhadap dinginD. Memudahkan difusi oksigenContoh soal PAT Biologi kelas 11 semester 2 yang disebutkan di atas bisa digunakan sebagai bahan latihan agar lebih siap dalam menghadapi ujian kenaikan kelas. DLA

power point sistem gerak pada manusia kelas 8